tips mengecek oli mobil

Cara Mudah Merawat dan Mengetahui Kondisi Oli Mobil

Sebagai salah satu kendaraan yang sering digunakan untuk berpergian atau untuk keperluan tertentu, mobil harus dirawat dengan baik tidak hanya kondisi luarnya seperti body namun juga bagian dalamnya seperti oli mesin. Oli sendiri merupakan pelumas yang sangat penting untuk kendaraan dengan fungsi untuk mencegah kerusakan yang

tips mengecek oli mobil
tips mengecek oli mobil

ada pada kendaraan seperti mobil yang disebabkan oleh gesekan yang terjadi antara komponen yang berbahan logam yang ada di mobil.

Untuk menjaga agar performa mesin tetap dalam kondisi yang baik, maka Anda harus mengganti oli secara berkala yaitu setidaknya setiap mobil sudah mencapai jarak 5.000 km atau sesuai dengan anjuran dari bengkel resmi karena masing-masing mobil memiliki perawatan yang berbeda. Selain melihat jarak tempuh mobil, untuk mengetahui kapan Anda harus mengganti oli lama dengan oli yang baru agar mobil bisa berjalan dengan baik, maka Anda bisa melakukan pengecekan sendiri tanpa harus ke bengkel.

Cara paling mudah adalah dengan melihat bagian dipstict atau stick oli. Cara untuk mengetahui jumlah oli mesin dengan cara ini adalah:

  • Parkirkan mobil Anda terlebih dahulu di tempat yang rata.
  • Matikan mesin mobil terlebih dahulu jika sebelumnya Anda memanaskan mobil atau menggunakan mobil dan kemudian tunggu kurang lebih selama 10 menit hingga mesin dan oli mobil Anda menjadi dingin. 
  • Buka kap mesin mobil Anda dan siapkan kain lap yang akan Anda pergunakan untuk menarik stik oli atau dipstick.
  • Dipstick ini berada di bagian atas dari bongkah mesin.
  • Bersihkan ujung stik oli tersebut. Perhatikan ujungnya dan jangan sampai terbalik karena ada 2 ujung dengan tanda E yaitu empty atau habis dan F artinya Full atau penuh.
  • Masukkan dispstick setelah dibersihkan.
  • Lalu setelah ujung stik dimasukkan, tarik stik tersebut keluar untuk melihat seberapa banyak oli mesin yang masih tersisa.

Dari hasil yang Anda lakukan dengan menggunakan dipstick tersebut, terdapat 3 kondisi yang harus diperhatikan yaitu:

  • Oli rendah atau berada di bawah LOW atau L. Artinya adalah kapasitas dari oli kendaraan Anda kurang sehingga harus ditambah. Namun, jika Anda baru saja menambahkan oli dan kemudian kondisi sudah di bawah jumlah normal, maka bisa jadi ada mesin bocor ataupun rembesan oli di sekitar mesin.
  • Oli normal atau berada di posisi antara low dan full yang artinya jumlah oli berada di ambang normal dan tidak ada masalah.
  • Oli berlebihan atau berada di posisi di atas tanda full. Jika terlalu banyak maka bisa menyebabkan mesin berat sebab poros mesin terendam oli dan solusinya adalah dengan mengurangi jumlah oli yang ada di mesin mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *