Beberapa Penyebab AC Mobil Tidak Dingin yang Harus Kamu Ketahui

Kenyamanan dalam berkendara selalu menjadi perhatian setiap orang. Suasana mobil yang sejuk terletak dari kondisi AC yang berfungsi dengan baik. Saat mengendarai mobil akan sangat tidak nyaman jika udara serta keadaan di dalam mobil sangat panas. Hawa panas akan menyebabkan tidak betah dan mengurangi konsentrasi saat mengendarai mobil serta bisa tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Pada mobil, AC sangat berperan penting untuk menciptakan hawa sejuk dalam mobil. Namun ada kalanya AC mobil mengalami kerusakan dan malah menimbulkan hawa panas. Ada beberapa penyebab kerusakan pada AC mobil yang biasa terjadi, diantaranya yaitu:

  • Putusnya fanbelt/ drive belt.

Fan belt berguna untuk menyalurkan putaran mesin ke kompresor sehingga peranan komponen yang satu ini sangat penting. Tanpa perputaran kompresor maka freon juga tidak bisa bersirkulasi dan menyebabkan ruangan pada kabin mobil terasa panas.

  • Freon habis.

AC yang tidak dingin kebanyakan terjadi karena freon yang habis. Freon yang habis bisa disebabkan oleh kebocoran pada sistem AC mobil. Kebocoran umumnya terjadi pada sambungan pipa yang sering sudah lapuk karena usia. Penyebab lainnya bisa dikarenakan lubang pada selang atau pipa, sehingga membuat freon keluar dari sistem sirkulasi Ac mobil.

  • Kondenser kotor.

Perhatikan dengan teliti kondenser pada AC mobil Anda. Kondisi kondenser yang kotor serta berkarat bisa menyebabkan berkurangnya kinerja saat membuang panas dari gas bertekanan tinggi.

  • Motor extrafan mati.

Extrafan yang rusak akan menghambat proses kondensasi pada kondenser, untuk itu kita perlu mengecek bagian yang satu ini. Cara melihat apakah motor extrafan bekerja dengan baik atau tidak bisa dilakukan dengan menyalakan AC mobil, kemudian lihatlah extrafan yang berada di depan kondenser berputar atau hanya diam.

  • Kompresor aus.

Jika tekanan pada AC tidak normal, kemungkinan besar disebabkan dari kompresornya. Jika ditemukan kompresor sudah aus, ada baiknya melakukan penggantian yang baru.

  • Magnetic clutch rusak.

Kerusakan pada magnetic clutch bisa berupa mati, putus, atau terbakarnya spull sehingga center piece tidak bisa terhubung dengan puli kompresor.

  • Oli kompresor berlebih.

Ruang untuk freon di dalam kompresor berkurang jika oli berlebih sehingga freon kurang memadai untuk membuat kabin mobil menjadi dingin.

  • Tekanan sistem AC pada mobil yang berlebihan.

Oli kompresor yang melebihi porsi akan membuat tekanan pada freon meningkat. Akibat dari tekanan yang berlebihan inilah yang akhirnya membuat kompresor terlalu panas. Kondenser akan kesulitan melakukan proses kondensasi sehingga suhu AC mobil terasa tidak dingin.

  • Saluran pembuangan air kondensasi tersumbat.

Ciri-ciri penyumbatan pada saluran pembuangan AC adalah dari tetesan air yang berada di bawah dashboard atau bagian dashboard berembun saat AC mobil dinyalakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *