Beberapa Gejala Kerusakan Rem yang Harus Anda Waspadai

Memiliki mobil bukan hanya berarti Anda memiliki alat transportasi yang bisa digunakan sewaktu-waktu untuk mengantarkan Anda bepergian dengan lebih nyaman dan cepat. Memiliki mobil juga berarti memiliki kewajiban untuk merawatnya karena kondisi mobil yang terawat dan baik akan sangat menentukan keselamatan Anda dan penumpang lain di jalan raya. Cara merawat mobil salah satunya adalah dengan memperhatikan gejala-gejala yang ditunjukkan mobil apabila mengalami kerusakan. Jika Anda melakukan service secara teratur maka besar kemungkinan kerusakan akan terdeteksi sebelum menunjukkan gejala. Namun jika tidak maka berikut ini adalah gejala kerusakan pada bagian rem yang bisa Anda hafalkan untuk referensi perawatannya.

  • Pedal rem bergetar.

Saat menginjak rem dan Anda merasakan pedal bergetar, maka gejala tersebut bisa berarti permukaan disc brake atau tromol rem yang sudah tidak rata lagi. Gejala bisa menunjukkan keparahan yang lebih jika getar yang dirasakan semakin hebat saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi. untuk mengatasinya Anda bisa melakukan bubut cakram atau rem tromol jika kerusakannya masih kecil. Namun jika kerusakan pada tromol atau disc brake sudah parah sebaiknya Anda mengganti komponennya dengan yang baru karena rem merupakan fitur keamanan berkendara yang sangat penting.

  • Rem perlu dipompa.

Ketika Anda perlu memompa atau mengocok rem sebelum bisa digunakan maka ada kemungkinan terjadi kebocoran pada oli rem sehingga kemasukan air. Cara penanggulangannya adalah dengan mengecek saluran rem dari master atas hingga klem bagian bawah. Ketika sudah diketahui bagian mana yang bocor segeralah diperbaiki dan mengeluarkan angin yang terhambat di dalamnya.

  • Rem terlalu dalam.

Perlu menginjak rem cukup dalam untuk mobil bisa berhenti merupakan salah satu gejala kampas rem yang sudah tipis atau aus. Mengganti kampas rem merupakan cara yang paling tepat, namun jangan lupa setelah itu harus juga menyetelnya dengan benar agar injakannya sesuai dengan keinginan Anda.

  • Injakan terasa berat.

Menginjak rem memerlukan tenaga yang lebih besar dari biasanya merupakan gejala untuk masalah pada booster rem. Cek booster rem di tempat service atau ketika Anda mengganti oli rem sehingga bisa dilakukan pengecekan menyeluruh.

Permasalahan rem di atas akan sering ditemukan ketika Anda menggunakan mobil yang sudah berumur. Namun dengan perawatan yang rutin maka gejala tersebut akan bisa diminimalisir karena sudah bisa diprediksi sebelumnya sehingga langsung ditangani oleh petugas service. Untuk mobil Toyota, Anda akan mendapatkan kelebihan dimana sparepartnya sangat mudah ditemukan di berbagai toko onderdil kendaraan bermotor. Namun sebaiknya hanya lakukan service di outlet service resmi Toyota agar mobil Anda ditangani oleh tangan-tangan yang tepat dengan prosedur yang sudah sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *